by

Gempuran Low MPV di Awal 2019, Avanza sampai Livina

-Otomatif-12 views

Jakarta – Awal 2019 mungkin bisa dibilang sebagai masanya  low MPV. Setidaknya lima mobil baru yang mengisi segmen  low MPV diluncurkan dalam dua bulan pertama 2019 ini.

Pertama, si kembar  Avanza -Xenia meluncur pada 15 Januari 2019. Avanza dan  Xenia  memang sudah cukup lama tidak mendapat penyegaran. Terakhir, Avanza-Xenia disegarkan pada 2015 dan baru diperbarui hampir 4 tahun kemudian.

PT Toyota Astra Motor (TAM) memperbarui MPV berjuluk mobil sejuta umat ini tapi tidak menaikkan harga saat peluncuran waktu itu. Avanza dijual mulai Rp 188.600.000 sampai Rp 239.450.000 on the road Jakarta.

Tak ada perubahan varian dan pilihan transmisi. Tapi, Toyota melakukan perbaikan dari segi kenyamanan dan melengkapinya dengan fitur-fitur baru. Avanza 2019 tetap hadir dengan mesin 1.300 cc, ada pula yang bermesin 1.500 cc. Sama seperti pendahulunya, Avanza 2019 masih menggunakan mesin dengan teknologi Dual VVT-i.

Perubahan paling kentara pada Avanza terbaru itu adalah bagian wajahnya. Kini, Avanza tampil lebih segar dengan lampu depan ala Vellfire maupun Voxy. Tampilan lampu depan LED ditunjang dengan desain garnish sewarna body. Tampilannya jadi lebih mirip Toyota Voxy atau Toyota Vellfire.

Tak cuma eksterior dan interior, Toyota menyempurnakan bagian kaki-kaki Avanza. Desain suspensi New Avanza dan New Veloz disempurnakan sehingga lebih stabil dan nyaman.

Seperti Avanza, Xenia juga meluncur di hari yang sama. Wajah Xenia tak terlalu berbeda dengan Avanza terbaru itu. Bahkan, kini Xenia punya pilihan mesin 1.500 cc juga, sama seperti Avanza.

Mobil dengan julukan Grand New Xenia itu hadir dengan konsep modern, tough dan sporty. Pada sisi eksterior, Grand New Xenia tampil dengan desain baru pada sisi bumper depan, belakang, serta alloy wheel. Sementara dari segi pencahayaan, Grand New Xenia hadir dengan lampu depan dan lampu belakang LED, sehingga pencahayaan lebih terang, fokus, namun tetap hemat daya.

Sementara itu, sebulan kemudian Suzuki memperbarui sedikit low MPV Ertiga. Tanpa seremoni, Ertiga dengan penyegaran minor itu dirilis secara resmi oleh PT Suzuki Indomobil Sales.

Beberapa hal yang baru di Ertiga ialah fog lamp pada tipe GL, desain velg 2 tone, head unit touchscreen audio baru, hingga desain dashboard bernuansa premium. 

Sedangkan untuk Ertiga tipe GX, ada tambahan defogger yang berfungsi untuk menghilangkan efek embun dan kabut serta wiring harness guna memudahkan pemasangan kamera parkir belakang penggunanya. Untuk memberi kenyamanan lebih saat berada di dalam mobil, Ertiga tipe GX juga dilengkapi AC Auto Climate with heater sehingga suhu udara bisa diatur sesuai keinginan.

All New Ertiga tipe GL dan GX juga bakal memiliki assist grip foldable pada plafon baris pertama dan kedua. Sehingga penumpang dapat berpegangan lebih nyaman saat mobil mengalami guncangan. Fitur itu juga bisa dimanfaatkan untuk menggantung barang ringan. Penumpang baris ketiga tak lupa diberi perhatian oleh Suzuki. Kini, ada juga fixed assist grip sehinga memberi kenyamanan lebih.

Dua hari lalu, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) meluncurkan Livina generasi terbaru. Nissan Livina itu menggunakan basis Mitsubishi Xpander menyusul Mitsubishi yang bergabung di aliansi Nissan.

Indonesia dipilih menjadi negara pertama yang meluncurkan Nissan Livina berbasis Mitsubishi Xpander. Beberapa penyempurnaan dilakukan Nissan pada All New Nissan Livina. Berkat sentuhan Xpander, mobil jadi tampak dinamis, gagah, namun tak hilang sensasi kenyamanannya.

Nissan Livina berbasis Xpander ini sangat ditunggu-tunggu. Soalnya, Nissan belum pernah merombak total mobil yang sebelumnya pakai nama Grand Livina itu.

Meski berbasis Xpander, Nissan membuat perbedaan antara Livina dengan MPV Mitsubishi. Terutama di bagian depan, Nissan menggunakan desain depan V-Motion. Terbukti dari grill yang tak begitu besar dengan lambang ‘V’.

Mobil juga sekarang memiliki Dual Led Signature dengan DTRL (Day Time Running Light) dan fog lamp bergaya kekinian. Lekukan bodi sampingnya juga kini lebih dinamis.

Livina memiliki head unit touchscreen 7 inchi yang terkoneksi Apple & Android Auto dan beberapa teknologi pengaman berkendaranya mulai dari Hill Start Assist, I-Key, Start/Stop Button, Vehicle Dynamic Control, Traction Control System, sampai setir yang pengaturannya bisa tilt maupun telescopic.

Dalam hal dapur pacu, Livina ditenagai mesin 1.500 cc 5 percepatan manual atau otomatis 4 percepatan yang mampu menghembuskan tenaga sebesar 104 Ps di 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm. Unit mesin dan transmisi tersebut sama dengan Xpander.

Hari ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga meluncurkan Honda Mobilio. Honda Mobilio akan mendapat pembaruan minor.

Artinya, sudah lima model low MPV yang diperbarui di awal 2019. Tinggal Xpander dan Wuling Confero. Maklum, kedua mobil itu merupakan pendatang baru. Xpander dan Wuling Confero baru pertama lahir 2017, belum genap dua tahun beredar di jalanan Indonesia. Perlukah Xpander dan Wuling Confero diperbarui juga seperti lima penantangnya? Atau, apakah lima penantang MPV itu diperbarui karena kedatangan pemain baru Xpander dan Wuling? (rgr/lth)

Sumber Artikel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *